20 Siswa Batch 2 Papua Football Academy Lulus, PFA Bidik Lahirkan Pemain Timnas

TIMIKA, PENAPAPUA.com

Papua Football Academy (PFA) kembali meluluskan peserta didiknya. Sebanyak 20 siswa angkatan kedua (Batch 2) resmi menyelesaikan pendidikan dalam acara Class Off 2026 Papua Football Academy Graduation Ceremony yang digelar di hotel Horison Diana, Sabtu (4/7/2026).

Ungu Dan Putih Modern Jasa Pembuatan Website Facebook Ad 20260323 184827 0000.jpg scaled

Kelulusan ini menjadi tonggak penting perjalanan PFA yang berdiri sejak 31 Agustus 2022. Dalam kurun waktu kurang dari empat tahun, akademi binaan PT Freeport Indonesia itu telah melahirkan puluhan talenta muda Papua yang kini menembus level nasional hingga mendapat kesempatan berlatih di luar negeri.

Direktur dan Executive Vice President (EVP) Sustainable Development & ComRel di PT Freeport Indonesia (PTFI) Claus Wamafma, dalam arahannya mengatakan bahwa dirinya sengaja menyempatkan hadir untuk bertemu langsung dengan para siswa PFA.

“Saya datang hanya untuk memeluk mereka. Saya ingin menyampaikan bahwa kalian semua lebih baik daripada kemarin. Teruslah siap berubah, siap berkembang, dan jangan pernah berhenti bermimpi,” kata Claus.

Menurutnya, kehadiran PFA bermula dari keinginan PT Freeport Indonesia untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia Papua. Namun, setelah melihat besarnya potensi talenta sepak bola Papua, lahirlah Papua Football Academy atas dorongan Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

“Hari ini akademi kita belum genap empat tahun, tetapi sudah mengirim pemain ke Tim Nasional Indonesia dan Garuda United. Saat ini juga masih ada pemain yang mengikuti seleksi di Solo. Kita semua berdoa agar suatu hari mereka bermain untuk Timnas Indonesia di Piala Dunia,” ujarnya.

Claus juga berpesan kepada para lulusan agar tidak mudah menyerah serta menjunjung tinggi sportivitas.

“Keputusan wasit itu mutlak. Jangan pernah membalas kekalahan dengan emosi. Jadilah pemain yang menghormati aturan dan terus memperbaiki diri di pertandingan berikutnya,” katanya.

Ia menambahkan, salah satu keunggulan PFA adalah memberikan pengalaman bertanding di tingkat nasional maupun internasional agar pemain Papua memiliki rasa percaya diri saat menghadapi lawan dari berbagai negara.

“Saya ingin anak-anak Papua menatap mata pemain-pemain dari luar negeri dengan percaya diri. Mereka harus yakin bahwa panggung mereka sama,” ujarnya.

Prestasi PFA Terus Meningkat

Sejak berdiri, PFA telah meluluskan 24 siswa pada Batch 1 dan kini menambah 20 lulusan Batch 2.
Empat alumni Batch 1 pernah dipanggil memperkuat Garuda United, yakni Peres Tjoe, Yulius Pigai, Yohanes Yapagaimu, dan Evaldus Sereu. Dua di antaranya juga memperkuat Timnas U-17 pada ajang AFF U-17 Boys Championship dan Kualifikasi AFC U-17.
Sementara Batch 2 mencatat prestasi membanggakan dengan menjuarai Garuda International Cup U-15 2025, menjadi juara Liga TopSkor U-16 Regional Surabaya, serta runner-up Piala Soeratin U-15 Nasional 2025.
Pada April-Mei 2026, Dolvi Theofilus Salossa, Yance Glen Imbiri, dan Stenly Meyanu bergabung bersama Garuda United U-18. Kemudian pada Juni 2026, enam pemain Batch 2 dipanggil mengikuti seleksi Garuda United untuk EPA U-18 dan proyeksi Timnas U-17. Hingga kini empat pemain masih bertahan, yakni Dolvi Theofilus Salossa, Yance Glen Imbiri, Stenly Meyanu, dan Melki Yatipai.
Tak hanya itu, melalui program PFA Elite Camp, para siswa juga mendapat kesempatan menjalani pelatihan di Korea Selatan, Jepang, Austria, hingga Australia.

Pemkab Mimika Apresiasi PFA


Staf Ahli Bupati Mimika, Yonana Paliling, mengapresiasi kontribusi Papua Football Academy dalam membangun sumber daya manusia Papua.
“Papua Football Academy tidak hanya mencetak pemain sepak bola yang terampil, tetapi juga membentuk karakter, disiplin, tanggung jawab, sportivitas, kepemimpinan, serta mental yang kuat bagi generasi muda Papua,” katanya.

Direktur PFA: Ini Awal Perjalanan


Direktur PFA, Wolfgang Pikal, menegaskan kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan para siswa.
“Ini bukan akhir, tetapi langkah baru. Saya yakin kalian pasti bisa sukses. Bermimpilah besar, karena kalian tidak kalah dengan anak-anak dari daerah lain maupun luar negeri. Terus bekerja keras, disiplin, jaga kesehatan, hormati orang tua, dan banggakan Papua serta Indonesia,” ujarnya.

Orang Tua Bersyukur


Perwakilan orang tua siswa, Bernadus Imbiri, menyampaikan rasa terima kasih kepada PT Freeport Indonesia yang telah menghadirkan Papua Football Academy.
“Kami menyerahkan anak-anak dengan penuh harapan, tetapi tidak pernah membayangkan perubahan luar biasa yang mereka alami selama tiga tahun di PFA. Mereka tidak hanya berkembang sebagai pemain sepak bola, tetapi juga menjadi pribadi yang lebih disiplin, mandiri, dan siap menghadapi masa depan,” katanya.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *