TIMIKA, Penapapua.com
Empat dari lima jenazah pekerja PT Freeport Indonesia yang telah ditemukan langsung diberangkatkan ke Jakarta dan Medan pada Senin (6/10/2025) siang.
Kapolsek Kawasan Bandara Mozes Kilangin Mimika, Ipda Yusran Jaya Milu saat ditemui di Bandara Mozes Kilangin pada Senin (6/10/2025) menjelaskan, sekitar pukul 09.11 WIT kelima jenazah digeser dari Tembagapura menuju Timika.
“Pukul 11.18 WIT rombongan tiba di Timika dan selanjutnya diberangkatkan ke Jakarta dan Medan menggunakan pesawat Airfast,” katanya.
Lanjutnya, tiga jenazah akan dibawa ke Jakarta, dua WNA akan diterbangkan ke negaranya masing-masing, satu ke Bogor dan satu lagi ke Medan. Sedangkan satu jenazah ke Kuala Kencana.
Diakuinya, proses pengantaran kelima jenazah ini langsung dipimpin Presdir Freeport Indonesia, Tony Wenas.
“Sekitar 37 kerabat dan empat orang keluarga inti serta Presdir PTFI yang ikut mengantar jenazah,” jelasnya.
Diberita sebelumnya, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas menyampaikan turut berduka cita.
Ia juga mengatakan, selain rekan kerja, mereka adalah bagian dari keluarga besar Freeport.
“Kehilangan ini membawa duka yang mendalam bagi kita semua. Atas nama pribadi dan perusahaan, saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang telah berada di Tembagapura sejak 14 September 2025 lalu. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberi kekuatan dan ketabahan bagi kita semua,” katanya.
Tony Wenas menjelaskan, penemuan ini menjadi kemajuan penting, namun upaya penyelamatan masih terus dilakukan untuk menemukan seluruh rekan kerja yang terjebak.
PT Freeport Indonesia memastikan pendampingan penuh bagi seluruh keluarga rekan kerja yang telah berpulang, serta dukungan penuh terhadap proses identifikasi.
Pada Minggu (5/10/2025) tiga jenazah telah ditemukan di lokasi insiden luncuran material basah di Tambang Bawah Tanah Grasberg Block Cave (GBC).
Kemudian pada Senin (6/10/2025) sekitar pukul 12.00 WIT ditemukan satu rekan kerja dan pada sekitar pukul 16.53 WIT ditemukan dua rekan kerja.
Proses identifikasi oleh Tim Medis dan Tim Kepolisian yang dilakukan dengan penuh kehati-hatian.
Dan diketahui, rekan kerja yang ditemukan pada pukul 12.00 WIT adalah saudara Victor Bastida Ballesteros seorang warga negara Republik Chili yang adalah karyawan PT Redpath Indonesia.
Sementara dua rekan kerja yang ditemukan pada sekitar pukul 16.53 WIT masih melalui proses identifikasi oleh Tim Medis dan Tim Kepolisian. (Redaksi)











