TIMIKA, PENAPAPUA.com
Penilaian Lomba Posyandu Tingkat Kabupaten Mimika 2026 bukan semata-mata untuk menentukan Posyandu terbaik. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana evaluasi untuk melihat sejauh mana pelayanan kesehatan masyarakat berjalan dan apa saja yang masih perlu diperbaiki.
Hal itu disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Carolina Haetubun, saat tim penilai mengunjungi Posyandu Otaimako di Kampung Kaugapu, Distrik Mimika Timur, Rabu (2/9/2026).
Menurut Carolina, Posyandu saat ini telah mengalami perubahan fungsi. Pelayanannya tidak lagi hanya berfokus pada bayi, balita, dan ibu hamil, tetapi mencakup masyarakat dari berbagai kelompok usia melalui konsep Posyandu Siklus Hidup.
“Posyandu adalah garda terdepan dalam melayani masyarakat. Di sini bayi, balita, ibu hamil, remaja, usia produktif hingga lanjut usia mendapatkan pelayanan dan informasi kesehatan,” kata Carolina.
Kader menjadi ujung tombak
Carolina mengatakan, keberadaan kader menjadi salah satu faktor penting dalam keberlangsungan pelayanan Posyandu. Para kader berhadapan langsung dengan masyarakat sehingga memiliki peran strategis dalam mendorong warga memanfaatkan layanan kesehatan.
Karena itu, ia berharap kegiatan penilaian tidak berhenti pada pemberian nilai dan penentuan pemenang.
“Kami harapkan penilaian hari ini bukan sekadar mendapatkan nilai, tetapi ada rekomendasi dan catatan yang bisa menjadi bahan perbaikan,” ujarnya.
Ia berharap hasil penilaian dapat menjadi dasar bagi pengelola Posyandu Otaimako untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat kemandirian Posyandu.
“Ke depan, Posyandu Otaimako bisa menjadi lebih baik dan bahkan menjadi contoh bagi Posyandu lainnya di Kabupaten Mimika,” kata Carolina.
Selain peran kader, Carolina menilai dukungan pemerintah kampung juga diperlukan. Pemerintah kampung diharapkan dapat membantu menggerakkan masyarakat agar lebih aktif datang dan memanfaatkan pelayanan Posyandu.
Apresiasi pemerintah kampung
Kepala Kampung Kaugapu, Saverius Tiraparo, mengapresiasi pelaksanaan penilaian Posyandu tersebut.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Puskesmas Mapurujaya dan para kader yang selama ini aktif memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Kampung Kaugapu.
Saverius berharap kehadiran tim penilai tidak hanya menghasilkan penilaian, tetapi juga memberikan masukan yang dapat digunakan untuk memperbaiki kekurangan yang masih ada di Posyandu Otaimako.
Penilaian Posyandu Otaimako melibatkan tim juri lintas sektor yang terdiri dari unsur Dinas Kesehatan, TP PKK Kabupaten Mimika, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK).
Bagi para kader, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi pelayanan yang telah dilakukan sekaligus memperkuat posisi Posyandu sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat di Kampung Kaugapu.
Dengan konsep Posyandu Siklus Hidup, Posyandu diharapkan tidak hanya menjadi tempat penimbangan balita, tetapi mampu menjangkau kebutuhan kesehatan masyarakat dari bayi hingga lanjut usia.
(Redaksi)














