Dinsos Mimika Salurkan Bantuan Telur untuk 15 Anak Terlantar di Nawaripi

TIMIKA, PENAPAPUA.com

Sebanyak 15 anak terlantar di Kampung Nawaripi, Kabupaten Mimika, menerima bantuan telur ayam dari Dinas Sosial Kabupaten Mimika. Bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap anak-anak yang harus tetap bersekolah meski tidak selalu mendapat pendampingan langsung dari orang tua.

Ungu Dan Putih Modern Jasa Pembuatan Website Facebook Ad 20260323 184827 0000.jpg scaled

Bantuan disalurkan melalui kader anak Kampung Nawaripi, Sesi Ditubun, pada Rabu, 3 September 2026. Sebanyak lima ikat telur dibagikan kepada anak-anak yang telah masuk dalam daftar penerima bantuan.

“Setiap anak akan dapat dua rak telur. Hari ini sudah kami bagi kepada sejumlah anak yang terdaftar dan berhak menerima bantuan. Yang terdata sebanyak 15 orang,” kata Sesi.

Menurut dia, anak-anak penerima bantuan tersebut sebagian besar bersekolah di SDI Nawaripi, SMP Negeri 7 Timika, serta sejumlah sekolah lain di wilayah Nawaripi.

Kondisi keluarga menjadi salah satu alasan anak-anak tersebut masuk dalam pendataan. Sebagian orang tua mereka bekerja dengan berjualan di pasar atau mencari nafkah di lokasi yang cukup jauh sehingga anak-anak harus tinggal di kampung tanpa pendampingan orang tua secara langsung.

“Atas kondisi itu, ada perhatian dari Dinas Sosial dengan memberikan bantuan kepada mereka,” ujar Sesi.

Bantuan untuk anak-anak tersebut tidak berhenti pada kebutuhan pangan. Dinas Sosial juga disebut akan menyalurkan seragam sekolah. Pembagian seragam itu direncanakan dilakukan langsung oleh pihak Dinsos setelah sebelumnya disampaikan kepada kader dan penerima.

Sesi mengatakan, bantuan serupa sebenarnya telah diberikan Dinsos pada tahun sebelumnya dalam bentuk dana. Namun, anak-anak yang telah menerima bantuan dana tahun lalu tidak kembali mendapatkan bantuan telur kali ini.

“Sebetulnya anak-anak terlantar di sini banyak. Tetapi yang sudah menerima bantuan uang tahun lalu tidak lagi mendapatkan bantuan telur ini,” katanya.

Sebagian anak yang masuk dalam kelompok penerima bantuan kini juga telah mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat yang disiapkan pemerintah pusat. Program tersebut menjadi salah satu pilihan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan dukungan lebih besar.

Sesi berharap bantuan pemerintah tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi ikut menjaga keberlangsungan pendidikan anak-anak tersebut.

Sebagai kader anak, ia meminta para penerima bantuan tetap bersemangat bersekolah dan memanfaatkan kesempatan pendidikan yang telah disediakan pemerintah.

“Harapan saya anak-anak tetap semangat sekolah dan bisa meraih masa depan mereka melalui pendidikan yang sudah disiapkan pemerintah,” kata Sesi.
(Redaksi)

banner 728x250

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *