Dua Pelajar di Mimika Ditemukan Tewas di Bengkel, Leher Terluka Parang

TIMIKA, PENAPAPUA.com

Dua pelajar SMK N 1 Mimika ditemukan tewas di sebuah bengkel mobil di Jalan Yan Tinal, kawasan Trans Baru, SP 3, Distrik Karang Senang, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Minggu pagi, 30 Agustus 2026.

Ungu Dan Putih Modern Jasa Pembuatan Website Facebook Ad 20260323 184827 0000.jpg scaled

Kedua korban ditemukan di dalam salah satu kamar di bengkel. Keduanya mengalami luka terbuka pada bagian leher yang diduga akibat sabetan benda tajam.

Kapolres Mimika AKBP Alfredo A. Rumbiak mengatakan polisi menerima informasi mengenai penemuan dua korban sekitar pukul 07.00 WIT. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara.

“Petugas kepolisian yang tiba langsung meminta keterangan awal dari sejumlah saksi yang berada di tempat kejadian perkara (TKP), serta mengidentifikasi sekaligus melakukan olah TKP,” kata Alfredo dalam keterangannya.

Setelah olah TKP selesai, polisi mengevakuasi kedua korban ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Alfredo mengatakan kedua korban telah diketahui identitasnya. Mereka adalah Nomison Genongga, warga SP 3, Distrik Karang Senang, dan Tardius Kogoya, warga Blok 1, Kampung Utikini 2, SP 12, Distrik Kuala Kencana.

“Dari pemeriksaan luka kedua korban, pelaku menggunakan alat tajam (parang),” ujar Alfredo.

Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan luka terbuka di bagian leher. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif pembunuhan tersebut.

Sebelumnya, informasi yang beredar di masyarakat menyebutkan kedua korban diduga merupakan siswa yang sedang menjalani praktik kerja lapangan atau magang. Namun, kepolisian belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai aktivitas kedua korban sebelum ditemukan tewas.

Kasus tersebut kini ditangani Polres Mimika. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti dari lokasi kejadian untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menyebabkan kedua pelajar tersebut meninggal dunia.
(Redaksi)

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

banner 728x250

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *