TIMIKA, Penapapua.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Kesehatan menggelar Workshop Penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada fasilitas kesehatan di lingkungan pemerintah daerah di Hotel Horison Diana, Rabu (20/05/2026).
Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Mimika Johannes Rettob, didampingi Plt Kadis Kesehatan ini diikuti pejabat eselon III dan IV di lingkungan Dinas Kesehatan, para kepala puskesmas, serta calon pengelola BLUD puskesmas.
Bupati Mimika dalam sambutannya menjelaskan bahwa tata kelola puskesmas menghadirkan pelayanan kesehatan yang cepat, profesional, dan merata hingga ke wilayah pedalaman.
“Jadi, penerapan BLUD menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Mimika. Kita ingin pelayanan kesehatan yang prima. Puskesmas harus diperkuat, baik dari sisi SDM maupun fasilitasnya, karena masyarakat membutuhkan pelayanan yang cepat dan berkualitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, puskesmas harus didukung sumber daya manusia yang memadai, fasilitas kesehatan yang lengkap, serta tenaga kesehatan yang kompeten dan terampil.
Menurutnya, tantangan pelayanan kesehatan di Mimika masih cukup besar, terutama di wilayah pedalaman dan pegunungan. Selain faktor geografis dan akses transportasi, pemerintah daerah juga masih menghadapi keterbatasan tenaga dokter dan dokter spesialis di sejumlah puskesmas.
“Luas wilayah Mimika membuat kita harus bekerja ekstra untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Oleh sebab itu, peningkatan akses transportasi dan distribusi tenaga kesehatan menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah,” tegasnya.
Selain itu, penerapan BLUD di puskesmas juga harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Johannes meminta seluruh tenaga kesehatan memberikan pelayanan yang ramah, humanis, dan tanpa membedakan latar belakang pasien.
“Kita ingin pelayanan yang humanis. Jangan sampai pasien datang tetapi disambut dengan wajah masam. Layani masyarakat dengan baik karena kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Melalui workshop ini saya berharap seluruh peserta memperoleh pemahaman yang baik tentang proses menuju puskesmas BLUD serta mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional dan berkualitas bagi masyarakat,” ungkapnya.
(Redaksi)















