TIMIKA, PENAPAPUA.com
Sebanyak 40 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pendidikan (STKIP) Hermon Timika resmi dikukuhkan dalam Yudisium Sarjana Angkatan VIII Tahun Akademik 2025/2026. Para lulusan diminta berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya di sektor pendidikan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Ketua STKIP Hermon Timika, Densemina Yunita Wabdaron, mengatakan yudisium menjadi momentum lahirnya generasi muda yang siap mengabdi sebagai tenaga pendidik bagi anak-anak Papua.
“Hari ini momentum lahirnya generasi muda penerus pendidikan yang siap mengabdi di dunia pendidikan untuk anak-anak Papua, khususnya di Mimika,” kata Densemina saat yudisium yang digelar di Hotel Horison Ultima Timika, Selasa (30/6/2026).
Ia mengingatkan para lulusan agar tidak cepat berpuas diri setelah meraih gelar sarjana. Menurutnya, dunia pendidikan membutuhkan guru yang terus belajar, mampu berinovasi, serta memiliki profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Jangan puas dengan gelar sarjana, ini baru awal kalian memulai karier. Terus belajar dan tingkatkan kemampuan sehingga menjadi guru yang profesional,” ujarnya.
Densemina juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen STKIP Hermon Timika yang telah membimbing mahasiswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan dan siap mengabdi di masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia Yudisium, Habibi Sutirta, mengapresiasi semangat dan kerja keras mahasiswa yang mampu menyelesaikan seluruh proses perkuliahan hingga mengikuti yudisium.
“Ini merupakan proses perjuangan yang luar biasa. Hari ini menjadi bukti bahwa mereka berhasil melewati setiap tahapan pendidikan dengan baik,” katanya.
Sebanyak 40 mahasiswa mengikuti yudisium tersebut, terdiri atas delapan lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, delapan lulusan Program Studi Pendidikan Matematika, dan 24 lulusan Program Studi Pendidikan Jasmani.
Mereka diharapkan menjadi tenaga pendidik yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan di Mimika dan Papua Tengah.
(Redaksi)














