Peringatan Hari Dharma Samudera Jadikan Refleksi Diri untuk Meneladani Nilai dan Semangat Juang

banner 468x60

TIMIKA, Penapapua.com

Dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera, Lanal Timika menggelar upacara
di Mako Lanal pada Kamis (15/1/2026).

banner 336x280

Adapun tema yang diusung yaitu “Kobarkan Semangat Pertempuran Prajurit Jalasena yang Tangguh, Profesional dan Modern”.

Bertindak selaku Inspektur upacara Letkol Laut (P) Bekti Sutiarso, S.H., M.Tr.Opsla, Danlanal Timika dan Komandan Upacara Lettu Laut (PM) Bistok Marbun, S.H, Pamfik Lanal Timika.

Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, S.E., M.M., M.Tr.Opsla, Kepala Staf TNI AL dalam amanat yang dibacakan oleh Letkol Laut (P) Bekti Sutiarso, S.H., M.Tr.Opsla, Danlanal Timika mengatakan, peringatan Hari Dharma Samudera ini merupakan momentum untuk mengenang para pahlawan samudera yang telah mendharma bhaktikan hidupnya demi kejayaan Bangsa dan Negara Indonesia.

Dalam peringatan Hari Dharma Samudera kali ini sekaligus mengingatkan kembali peristiwa heroik dalam sejarah perjalanan TNI Angkatan Laut.

Perjuangan para Pahlawan Jalasena, enam puluh empat tahun silam tepatnya pada tanggal 15 Januari 1962 di Laut Arafuru telah menjadi saksi bisu pengorbanan perjuangan para pahlawan laut Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan menghadapi penjajah yang ditandai dengan seruan semangat rela berkorban dan pantang menyerah oleh Komodor Yos Sudarso.

Semangat mengiringi perlawanan tanpa lelah kapal perang KRI Macan tutul menghadang armada kapal perang belanda.
“Saya tekankan peringatan hari Dharma Samudera harus menjadi kontemplasi dan refleksi diri untuk meneladani nilai dan semangat juang yang ditunjukkan oleh para pahlawan samudera yaitu sikap ksatria, rela berkorban dan pantang menyerah,” katanya.

Lebih lanjut, patriotisme tanpa batas yang menjadi jati diri Prajurit Matra Laut para pahlawan tersebut telah membuktikan Bangsa Indonesia tidak akan pernah gentar menghadapi musuh dalam upaya mempertahankan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Nilai-nilai kepahlawanan samudera yang telah ditunjukkan oleh para pendahulu harus kita warisi dengan sepenuh hati,” katanya.

Menurutnya, nilai-nilai pertempuran laut yang luhur ini harus menjadi jiwa dan semangat generasi penerus untuk menghadapi tantangan tugas masa kini dan masa depan yang tidak kalah beratnya.

“Spirit dari peringatan hari Dharma Samudera ini harus dapat diaktualisasikan dalam tugas-tugas kekinian. Untuk itulah kita dididik menjadi prajurit jalasena yang tangguh menghadapi badai gelombang dan demi tugas mulia mempertahankan kedaulatan negara di laut,” tegasnya.

Dirinya mengajak, melalui momentum peringatan hari dharma samudera ini bersama-sama membangun TNI Angkatan Laut, menjadi kekuatan pertahanan Negara di Laut yang kuat, profesional dan memiliki deterrent effect yang tinggi serta dicintai oleh rakyat dan bangsa Indonesia. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *