TIMIKA, Penapapua.com
Seorang pria paruh baya ditemukan dalam kondisi sudah tak bernyawa di sebuah kamar kos di Pasar Minggu, SP 1 pada Kamis (25/6/2026) sore.
Kapolsek Mimika Baru, AKP Mattinetta saat dikonfirmasi Penapapua.com pada Kamis malam membenarkan kejadian tersebut.
“Korban bernama Bambang (55) pekerjaannya merupakan tukang pangkas rambut di SP 1,” katanya.
Kapolsek menjelaskan, pada Kamis (25/6/2026) sekira pukul 17.30 WIT, saksi 1 berinisial HFE (22) mendatangi kos korban untuk mengajak pergi ke acara yasinan.
Sesampainya di TKP, saksi 1 menggedor-gedor pintu namun korban tidak merespon.
Ia pun langsung menanyakan kepada saksi 2 berinisial SW (26) dan saksi 3 berinisial RP (41). Keduanya merupakan tetangga kosnya, yang mana mereka sendiri tidak mengetahui keberadaan korban.
“Karena merasa panik, saksi 1 mengambil tangga dan naik untuk mengecek korban melalui pentilasi. Setelah di cek, ternyata korban berada di dalam dengan posisi terbaring terlentang mengenakan celana pendek tanpa memakai baju,” jelasnya.
Saat dipanggil, kata dia, korban tidak merespon. Saksi 1 pun turun dari tangga dan langsung mendobrak pintu.
Kemudian, ketiga saksi masuk ke dalam kamar dan mengetahui korban sudah meninggal dunia.
Selanjutnya, para saksi pun langsung menghubungi pihak kepolisian.
Korban diketahui bekerja di salah satu tempat pangkas rambut. Saksi I terakhir kali melihat korban bekerja pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIT.
Dan pada Kamis (25/6/2026) baru mengetahui korban sudah meninggal dunia.
“Korban tinggal sendiri di Kota Timika sedangkan istri dan anaknya berada di kampung, di Kabupaten Tumanggung,” terangnya.
Menurut keterangan saksi 4 yaitu SN (44), ia terakhir kali melihat korban pada Rabu (24/6/2026) sekitar pukul 14.30 WIT di Mushollah Al – Amin dalam posisi baring sambil mengeluhkan sakit menggigil (demam).
Lebih lanjut, saksi sempat menyuruh korban untuk berobat. Betapa kagetnya dia mendengar bahwa korban sudah meninggal dunia.
Dari hasil olah TKP oleh Unit Inafis Res Mimika, kata Kapolsek, pihaknya tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Jadi dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit,” pungkasnya. (Redaksi)














