Putra Kamoro Pimpin Kadin Mimika Periode 2026-2031, Bupati Mimika Tekankan Enam Hal

TIMIKA, PENAPAPUA.com

Soter Potowapea merupakan putra Kamoro pertama resmi memimpin Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kabupaten Mimika periode 2026-2031.

Ungu Dan Putih Modern Jasa Pembuatan Website Facebook Ad 20260323 184827 0000.jpg scaled

Pelantikan tersebut dipimpin langsung Ketua Kadin Provinsi Papua Tengah, Alexander Gobay serta dihadiri Bupati Mimika, Johannes Rettob yang dilaksanakan di Hotel Grand Tembaga pada Kamis (25/6/2026).

Pada kesempatan itu, Ketua Kadin Mimika, Soter Potowapea dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Mimika memiliki ekonomi yang sangat besar, kekayaan sumber daya alam serta letak strategis.
Keberadaan berbagai perusahaan berskala nasional dan internasional merupakan modal penting untuk pertumbuhan ekonomi daerah.

Namun semua memiliki harapan yang sama yaitu agar pertumbuhan ekonomi semakin dirasakan oleh masyarakat Mimika khususnya orang asli Papua melalui peningkatan kesempatan perusahaan kesempatan bekerja dan lahirnya pengusaha lokal yang mandiri dan profesional.

“Kami juga memberikan perhatian khusus terhadap pemberdayaan orang asli Papua dalam dunia usaha. Kami percaya, orang asli Papua harus menjadi pelaku utama dalam pembangunan ekonomi di tanahnya sendiri,” jelasnya.

Dan untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan pendidikan, kewirausahaan peningkatan kompetensi, pendampingan dunia usaha, akses terhadap permodalan serta kesempatan yang adil untuk terlibat dalam berbagai aktivitas ekonomi.

“Kedepan kami berharap hubungan baik yang telah terjalin dalam saling menguntungkan. Kadin Kabupaten Mimika siap menjadi jembatan komunikasi antara PT Freeport Indonesia, para pelaku usaha koperasi serta UMKM agar semakin banyak pelaku usaha di Mimika yang memperoleh kesempatan untuk berkembang,” jelasnya.

Soter mengajak seluruh pengurus Kadin Mimika untuk membangun budaya organisasi yang profesional, terbuka dan penuh semangat.

Ia juga mengajak seluruh pengusaha, baik pengusaha besar, menengah, kecil maupun mikro untuk terus memperkuat dan bersinergi, saling mendukung, berbagi pengalaman, membuka peluang usaha, persaingan yang sehat dan melahirkan inovasi serta berkolaborasi agar mempercepat kemajuan ekonomi.

Kepada pemerintah Kabupaten Mimika, kata Soter, pihaknya menyatakan siap menjadi mitra strategis dalam merumuskan kebijakan ekonomi daerah, menciptakan iklim investasi yang kondusif, meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat daya saing dunia usaha.

“Dengan semangat kebersamaan dan saling percaya, saya yakin Kabupaten Mimika akan terus tumbuh sebagai pusat ekonomi yang maju dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.

Untuk itu, kepada seluruh jajaran pengurus Kadin Kabupaten Mimika masa bakti 2026-2031, ia mengajak semua untuk menjaga integritas, menjunjung tinggi etika usaha, mengedepankan kepentingan organisasi diatas kepentingan pribadi serta mengabdikan seluruh kemampuan yang dimiliki demi kemajuan Kabupaten Mimika.

“Mari kita bekerja sama, tumbuh bersama dan maju bersama demi Mimika yang lebih kuat, mandiri dan sejahtera,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Kadin Provinsi Papua Tengah, Alexander Gobay mengaku bangga dan terharu sebab Ketua Kadin Kabupaten Mimika kini dijabat putra Kamoro yaitu Soter Potowapea.

Dikatakannya, dinamika ekonomi secara nasional maupun global susah ditebak, sehingga ini menjadi tantangan untuk teman-teman pengurus di Kabupaten Mimika. Kalau ada tantangan pasti ada peluang.

Kata Alexander, ini merupakan kesempatan yang sangat bagus, mari bermitra dan berkomunikasi dengan pemerintah hal-hal yang bisa didorong untuk pengusaha pengusaha disini.

Bagaimana caranya untuk mendatangkan investor, investasi di sini itu sudah harus dipikirkan dan harus dimuat dalam satu rapat pimpinan daerah, dimasukkan dalam program-program yang sangat bagus dilihat dari nasional punya, provinsi kemudian apa yang menjadi visi misi Bupati ini agar selaras dalam membangun program misi visi selama 5 tahun ke depan.

Kadin ini tidak bisa jalan sendiri pasti membutuhkan gotong royong, membutuhkan orang lain, membutuhkan semangat dari teman-teman semua sehingga semangat itu bisa diterapkan dalam membangun ekonomi di Kabupaten Mimika.

“Kami Kadin Provinsi Papua Tengah baru berumur 8 bulan. Selama 8 bulan ada beberapa hal yang sudah kami lakukan. Salah satunya merumuskan kajian potensi ekonomi Papua Tengah,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, kata Alexander, tanggal 7 Agustus 2026, Kadin Indonesia memberikan tempat yang khusus Papua Tengah untuk memaparkan potensi ekonomi di Papua Tengah.
Artinya, Papua Tengah memiliki potensi sangat banyak.

“Kadang-kadang kita lemah dibagian keamanan khususnya di bagian daerah gunung. Bagaimana kita sama-sama memberikan jaminan keamanan ini agar para investor bukan hanya di Timika dan Nabire, tetapi di daerah gunung juga bisa dilirik. Ada potensi-potensi lain yang bisa di investasikan,” jelasnya.

Ia percaya, dengan adanya Kadin Provinsipa Papua Tengah dapat melihat potensi di Kabupaten Mimika yang sangat besar.

Pihaknya berupaya melakukan komunikasi dengan para pimpinan sehingga bisa mempermudah perijinan dan seterusnya.

“Terakhir, saya titip Ketua Kadin Mimika, Soter Potowapea untuk menjadi seorang pengusaha yang sukses di Kabupaten Mimika,” ujarnya.

Bupati Mimika, Johanes Rettob dalam sambutannya mengatakan, keberadaan Kadin Mimika saat ini diharapkan mampu menjembatani yang menghubungkan berbagai kepentingan. Terutama untuk pembangunan ekonomi sehingga mampu menghasilkan program-program yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Lebih lanjut, Bupati berpesan kepada Ketua Kadin Mimika yang baru beserta semua pengurus, untuk membuat program yang pasti akan dicapai dengan komunikasi yang baik kepada pemerintah.

“Mudah-mudahan kami Pemerintah Kabupaten Mimika bisa bekerjasama dengan baik dengan Kadin Mimika. Apa yang kira-kira bisa kita lakukan sama-sama dan bisa berhasil,” ujarnya.

Bupati juga menekankan beberapa hal yaitu:

  1. Kadin harus mampu mendorong peningkatan investasi daerah.
  2. Kadin harus mampu memperkuat kapasitas pelaku UMKM.
  3. Kadin membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk lokal.
  4. Kadin harus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia.
  5. Kadin harus mengembangkan kemitraan usaha yang berkeadilan.
  6. Kadin harus mendukung program mobilisasi dan penguatan ekonomi daerah serta menciptakan peluang kerja secara khusus untuk putra putri asli daerah.

“Saya berharap Kadin, pengusaha-pengusaha lokal tolong kasih pengertian. Kadin ini membawahi UMKM, Hipmi, IWAPI serta pengusaha-pengusaha lain. Jadi Kadin harus betul-betul memberikan sesuatu yang positif serta senantiasa membantu pemerintah,” katanya.

Bupati berharap, seluruh kepengurusan Kadin yang baru dilantik dapat membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah, memperkuat jejaring usaha serta menghadirkan berbagai inovasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Dengan semangat kolaborasi, komunikasi dan koordinasi, tentunya Kabupaten Mimika akan pasti semakin maju, semakin kompetitif dan semakin mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat Mimika.

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Mimika termasuk terendah. Kenapa? karena APBD Kabupaten Mimika itu 80 persen tergantung pada sektor pertambangan. Untuk itu, kalau dilihat dari perkembangan ekonomi memang rendah. Karena Mimika tidak punya sektor lain yang dapat membuat pertumbuhan ekonomi naik.

“Ini merupakan awal dari perjalanan Kadin selama 5 tahun. Oleh karena itu, saya berharap kepada para pengurus yang baru dilantik agar betul-betul melaksanakan tugas dan tanggung jawab. Sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam melaksanakan tugas-tugas kita bersama,” ungkapnya. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *