Reynold Ubra: Jumlah Penduduk Sangat Berdampak pada Kebutuhan Tenaga Kesehatan

banner 468x60

TIMIKA, Penapapua.com

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold Rizal Ubra, menanggapi kondisi kekurangan tenaga medis di wilayah Mimika seiring pertumbuhan penduduk yang meningkat hampir 5 persen per tahun.

banner 336x280

Ia menjelaskan, jika mengacu pada laporan akuntabilitas kinerja, jumlah penduduk Kabupaten Mimika saat ini sekitar 321 ribu jiwa.

Menurutnya, secara ideal jumlah tenaga kesehatan harus berbanding dengan pertumbuhan penduduk. Target Kementerian Kesehatan, dalam setiap 1.000 penduduk minimal terdapat dua dokter, dua perawat, dan dua bidan.

“Jumlah tenaga kesehatan saat ini yang bertugas sebanyak 2.169 orang dengan acuan jumlah penduduk sekitar 315 ribu jiwa berdasarkan data tahun sebelumnya. Namun, jika mengacu pada rasio ideal tersebut, Kabupaten Mimika diperkirakan masih kekurangan sekitar 300 tenaga kesehatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk tenaga dokter spesialis di RSUD Mimika saat ini terdapat sekitar 21 orang. Meski demikian, kebutuhan dokter spesialis secara keseluruhan masih dinilai cukup tinggi.

“Dalam kondisi normal pelayanan masih bisa berjalan, termasuk dengan sistem dua shift. Ke depan akan diperkuat dengan sistem telemedicine untuk membantu keterbatasan tenaga medis,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan kebijakan efisiensi tidak berarti mengurangi tenaga kesehatan yang ada.

“Kami berupaya mengoptimalkan sumber daya yang tersedia melalui berbagai skenario dan opsi pelayanan agar tetap berjalan maksimal,”ungkapnya.

Menurutnya, peningkatan jumlah penduduk otomatis berdampak pada meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan masyarakat.

“Untuk menyikapi kondisi tersebut, Dinas Kesehatan menerapkan sejumlah strategi, di antaranya melalui enam program prioritas kesehatan menuju gerakan pembangunan kesehatan masyarakat,” tutupnya.

(Redaksi)


















Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *