Solidaritas Mahasiswa dan Rakyat Papua Geruduk Kantor DPRK Mimika

banner 468x60

TIMIKA, Penapapua.com

Ratusan massa tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa dan Rakyat Papua di Kabupaten Mimika menggelar aksi demo damai di Kantor DPRK Mimika pada Jumat (21/11/2025).

banner 336x280

Aksi demo damai mengangkat tema “24 tahun kegagalan Otonomi Khusus dan selamatkan komoditi lokal di seluruh tanah Papua”.

Pada kesempatan tersebut pendemo juga membawa spanduk bertuliskan “Pemkab Mimika segera realisasikan Perda”

Selain itu, ada juga tulisan lainnya yaitu “24 tahun Otsus ada dimana? Pemerintah Kabupaten Mimika segera merealisasikan Perda Nomor 4 Tahun 2024, dan DPRP, DPRD, MRP segera buat UU disetiap daerah Papua 7 wilayah.
Berdasarkan pantauan di lapangan aksi demo damai yang dilakukan oleh Solidaritas Mahasiswa dan Rakyat Papua menyoroti pelaksanaan Otonomi Khusus (Otsus) yang sudah gagal dan tidak berhasil mensejahterakan orang asli Papua.

Menanggapi aspirasi tersebut salah satu anggota DPRK Mimika, Anton Alom bersama Ketua DPRK dan sejumlah anggota dewan lainnya menyampaikan, terkait Otsus pihaknya tidak akan tinggal diam dan akan berusaha agar Otsus itu bisa dikembalikan ke daerah dan bisa diatur masing-masing.

“Itu benar apa yang disampaikan Otsus 24 tahun gagal. Jadi apa yang dikatakan itu kita tidak tinggal diam,” katanya.

Menurut Anton, berbicara soal Otsus ini, setiap kali anggota DPRK melakukan pertemuan di mana-mana itu selalu dibahas.

“Jadi apa yang kalian lakukan hari ini supaya orang tahu bahwa Otsus benar-benar gagal. Kami tidak tinggal diam, dan kita kejar terus agar semua regulasi itu masuk dalam Undang-undang Otsus,” terangnya.

Dalam aksi gelar demo yang dilakukan oleh solidaritas mahasiswa dan rakyat papua ini mendapat pengawalan dari pihak keamanan dalam hal ini Polres Mimika dan Brimob Yon B Mimika.

Di akhir aksi, juga diserahkan aspirasi dan diterima langsung oleh Ketua DPRK Mimika guna ditindaklanjuti.

Adapun pernyataan sikap Solidaritas Mahasiswa dan Masyarakat Timika yaitu:
Komoditas lokal adalah produk atau barang yang dihaslkan dan dipasarkan di uatiudaerah atad wlayah tertentu, biasanya memilki karakteristik unik dan spesifik yang terkait dengan budaya, tradis, dan Sumber daya alam daerah tersebut.

Contoh komoditas lokal di Papua antara lain:

  1. Tanaman obat tradisional: Papua memilki kekayaan tanaman bat tradisional yang dapat digunakan untuk mengobati berbagai penyakit, 2. Buah-buahan lokal:Papua memiliki berbagai jenis buah-buahan buah merah, buah lokal yang lezat dan bergizi,seperti naga, dan lain-lain.
  2. Kopi Papua; Kopi Papua dikena| memiltk kualitas yang baik dan memiliki aroma yang khas.
  3. Kerajinan tangan:Papua memiliki kekayaan kerajinan tangan yang unik dan indah, seperti ukian kayu, anyaman noken, dan lain-lain.
  4. Produk makanan lokal:Papua memiliki
    berbagai jenis produk makanan lokal yang lezat dan bergizi, seperti sagu, papeda, dan lain-lain.

Komoditas lokal dapat menjadi salah satu sumber pendapatan bagi masyarakat lokal dan dapat membantu meningkatkan perekonomian daerah.

Oleh karena itu, pengembangan komoditas lokal perlu didukung dan dipromosikan untuk meningkatkan kesadaran dan permintan pasar. Untuk melindungi dan melestarikan semua itu, kami yang tergabung dalam Solidaritas Mahasiswa dan Masyarakat Timika (SOMAMA-TI).

Dengan ini menyatakan sikap kami:

  1. Pemerintah Daerah segera merancang dan menetapkan peraturan daerah dalam hal Melidungi komoditi Ekonomi lokal
  2. Segera membangun pasar tradisional Mama-mama papua;
  3. Segera memberikan transportasi umum di setiap pasar
  4. Kami solidaritas mahasiswa dan masyarakat timika (OMAMA-TI) menolak dengan tegas adanya pengusaha yang menjualbelikan dagangan komoditas lokal di kabupaten mimika;
  5. Segera membangun koperasi mama-mama pasar papua di Kabupaten Mimika
  6. Segera memberikan pelatihan-pelatihan khusus bagi mama-mama Papua di kabupaten mimika
  7. Segera pertemukan solidaritas mahasiswa dan masyarakat timika (SOMAMA-TI) dengan dinas-dinas terkait.
  8. Kami meminta pihak DPRD bentuk Pansus Perda komoditas okal orang asli papua sesegera mungkin.

100 Personel Gabungan Disiagakan

Kabag Ops Polres Mimika, AKP Henri Korwa mengatakan sebanyak 100 personel gabungan baik dari Polres Mimika dan Brimob Yon B Mimika dikerahkan untuk mengawal jalannya unjuk rasa aksi demo di halaman Kantor DPRK Mimika, Jumat (21/11/2025).

“Kita harapkan kegiatan ini berjalan aman, lancar dan tertib,” katanya.

Menurutnya, personel gabungan dikerahkan dibeberapa titik seperti SP 2, Timika Indah, Eks Pasar Swadaya, Pasar Sentral dan di kantor DPRK Mimika.

“Selain melakukan pengamanan, juga dilakukan patroli keliling. Nanti saat bubar juga kita lakukan pengawalan agar tiba di tempat mereka dengan aman,” ujarnya.

Dirinya berharap, massa bisa menyampaikan aspirasi dengan baik.

“Kita tetap upayakan secara persuasif dan komunikasi dengan baik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” pungkasnya. (Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *